Kejadian ini terjadi 14 februari 2012 lalu (lho? bertepatan dengan valentine ya? Tapi Husky nggak merayakannya karena dia seorang muslim)
Aku dan Husky hendak pergi jalan-jalan. Aku mengambil legging hitam dari lemari yang masih terlipat dan wangi. Aku bermaksud memadu-padankan dengan jaket Xtra Large. Kombinasi kesukaanku. Melihatku mengambil celana ketat berbahan tipis itu, spontan Husky bilang," NGGAK BOLEH."
Aku ngeyel dan bilang kalau nggak ada celana lagi yang pantas dipakai keluar. Aku nggak bohong, karena jeans terakhirku sudah kupakai genap seminggu (atau bahkan lebih ya? :D) dan lainnya terpuruk pasrah dalam keranjang baju kotor. Aku tetap ngotot pakai legging sambil berjanji untuk memakai atasan super kombor yang menutup pantat.
Huksy berjalan ke arah gantungan baju sambil bilang, "Nggak boleh. Pokoknya nggak boleh. Celana apa itu ketat banget kayak nggak pake celana."Dia lanjut mengaduk-aduk beberapa pakaian yang tergantung tak beraturan sampai menemukan jeans terakhirku.
Husky menariknya, dan menyodorkannya padaku. "Nih, ada celana."
kujawab, " Itu kotor, Taey.....udah kupakai seminggu."
Tadinya nih, kukira cowok manis berkulit putih (yang membuat Sinchan ngotot bilang dia keturunan portugal) itu akan melempar celanaku ke keranjang kotor dan menyerah, mengizinkanku memakai legging. Tapi ternyata...
Husky mengendusnya!! Sumpah aku kaget!! Husky mengendus celana jeans biru dongker itu di beberapa tempat. Tingkahnya spontan membuatku panik! Panik sepanik-paniknya! Celana itu kupakai berhari-hari tanpa dicuci (nggak usah protes, bukan celana jeans namanya kalau sekali pakai langsung dicuci). Aku takut Husky mengendus bau yang tak sedap. Alamaaaaaaakkkkk......
Setelah hampir semenit, Husky mendongak dan mengangsurkan celana itu padaku. Katanya dengan nada tegas tapi santai, "Nggak bau kok. Udah, pokoknya harus pakai celana jeans. Nggak boleh pakai legging!"
Kalau ingat kejadian ini..aku.... speechless...
Kamis, 12 April 2012
Rabu, 04 April 2012
untuk pertama kalinya aku merasa sangat iri
Untuk pertama kalinya aku merasa iri dengan seseorang...
Dia ada di dekatku...
Aku tahu ceritanya. Aku tahu aktivitasnya...
Ketika dia ingin belajar gitar, dalam waktu singkat dia bisa memainkan permainan yang rumit dengan nyaris sempurna. Dia menuai pujian atas keberhasilannya....
Ketika dia ingin belajar design, dalam waktu singkat dia berhasil membuat vektor yang bagus dan menuai pujian [lagi]...
Ketika dia iseng maen DOTA, dalam waktu singkat dia sudah lebih jago daripada teman yang lebih dulu main DOTA...
Dan terakhir, beberapa bulan lalu dia bilang ingin jadi vokalis. Aku tertawa ngakak waktu mendengarnya menyanyi pertama kali...tapi semalam, aku dibuat bungkam saat melihatnya perform. Suaranya meningkat bagus dan enak didengar!!
Aku iri...
Yang kutahu dia cuma hobi tidur. Dia bisa tidur 12 jam sehari (paling tidak itulah yang kusimpulkan dari laporan hariannya via SMS)
Aku iri...
Sampai kuingat betul, beberapa malam sebelumnya dia sangat tertarik dengan cajon...kotak kayu pengganti drum yang biasa dimainkan saat pertunjukan musik akustik itu dipukulnya dengan penuh semangat sampai kulit buku jarinya mengelupas... yang kulihat di sana, seorang anak kecil berwajah menggemaskan, dengan pipi tembam yg hampir jatuh sangat antusias dan bahagia memainkan cajonnya... seperti bayi yang mendapatkan mainan baru...
Aku iri...
Sampai kuingat jari-jarinya kapalan seperti tangan kappa. Ujung jarinya sangat keras dan tak lembut.
aku iri...
sampai kuingat betul, dia sering lupa balas SMS atau angkat telponku karena asyik main gitar atau menggambar...dan dia betah mendekam dalam rumah sampai subuh menjelang...hanya untuk dua aktivitas itu...
aku iri...
sampai akhirnya aku luapkn semuanya ke dia, dan dia balas "Kamu nggak tahu aku di rumah ngapain aja. Aku kan rajin berlatih :D wkwkwkw. Kamu juga bisa kok kalau usaha :p"
aku memutuskan untuk nggak lagi iri...
sebab kuingat betul kata seorang teman, "Diam-diam dia suka nonton rekaman ulang tournament DOTA dan belajar strategi..."
atau kata teman satunya lagi, "Dia youTube-an... belajar otodidak."
aaaaaaaa.......rasanya tajam juga iri sama pacar sendiri :'(
Ps: Dia masih Husky, karena rambut merahnya masih tersisa. Tapi sebentar lagi dia akan kembali jadi anak Naga yg gagah :D
Dia ada di dekatku...
Aku tahu ceritanya. Aku tahu aktivitasnya...
Ketika dia ingin belajar gitar, dalam waktu singkat dia bisa memainkan permainan yang rumit dengan nyaris sempurna. Dia menuai pujian atas keberhasilannya....
Ketika dia ingin belajar design, dalam waktu singkat dia berhasil membuat vektor yang bagus dan menuai pujian [lagi]...
Ketika dia iseng maen DOTA, dalam waktu singkat dia sudah lebih jago daripada teman yang lebih dulu main DOTA...
Dan terakhir, beberapa bulan lalu dia bilang ingin jadi vokalis. Aku tertawa ngakak waktu mendengarnya menyanyi pertama kali...tapi semalam, aku dibuat bungkam saat melihatnya perform. Suaranya meningkat bagus dan enak didengar!!
Aku iri...
Yang kutahu dia cuma hobi tidur. Dia bisa tidur 12 jam sehari (paling tidak itulah yang kusimpulkan dari laporan hariannya via SMS)
Aku iri...
Sampai kuingat betul, beberapa malam sebelumnya dia sangat tertarik dengan cajon...kotak kayu pengganti drum yang biasa dimainkan saat pertunjukan musik akustik itu dipukulnya dengan penuh semangat sampai kulit buku jarinya mengelupas... yang kulihat di sana, seorang anak kecil berwajah menggemaskan, dengan pipi tembam yg hampir jatuh sangat antusias dan bahagia memainkan cajonnya... seperti bayi yang mendapatkan mainan baru...
Mainan cajon sampai lupa diri >.<
Aku iri...
Sampai kuingat jari-jarinya kapalan seperti tangan kappa. Ujung jarinya sangat keras dan tak lembut.
aku iri...
sampai kuingat betul, dia sering lupa balas SMS atau angkat telponku karena asyik main gitar atau menggambar...dan dia betah mendekam dalam rumah sampai subuh menjelang...hanya untuk dua aktivitas itu...
aku iri...
sampai akhirnya aku luapkn semuanya ke dia, dan dia balas "Kamu nggak tahu aku di rumah ngapain aja. Aku kan rajin berlatih :D wkwkwkw. Kamu juga bisa kok kalau usaha :p"
aku memutuskan untuk nggak lagi iri...
sebab kuingat betul kata seorang teman, "Diam-diam dia suka nonton rekaman ulang tournament DOTA dan belajar strategi..."
atau kata teman satunya lagi, "Dia youTube-an... belajar otodidak."
aaaaaaaa.......rasanya tajam juga iri sama pacar sendiri :'(
Ps: Dia masih Husky, karena rambut merahnya masih tersisa. Tapi sebentar lagi dia akan kembali jadi anak Naga yg gagah :D
Langganan:
Postingan (Atom)
